JAKARTA (aksi.id) – Hari ini (27/3/2019) Staf Ahli Bidang Logistik,Multimoda dan Keselamatan Kementerian Perhubungan Dr.Cris Kuntadi meluncurkan sekaligus Bedah Buku “Audit Internal Sektor Publik”.

Dalam kegiatan yang digelar di PKN-STAN, hadir Direktur PKN STAN Rahmadi Murwanto, Inspektur Jenderal Kemenkeu Sumiyati, perwakilan Yayasan Pendidikan Internal Audit (YPIA) Hasan, dan Dosen PKN STAN Muhadi Prabowo.

“Audit Sektor Publik penting dilakukan terhadap entitas yang menyediakan pelayanan dan penyediaan barang yang pembiayaannya berasal dari penerimaan pajak dan penerimaan negara lainnya,” jelas Cris.

Audit sektor publik meliputi audit eksternal dan internal sektor publik. Pelaksana audit eksternal sektor publik kata dia, adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk.

Menurutnya, objek auditnya adalah entitas, program, kegiatan, dan fungsi yang terkait dengan pelaksanaan tanggung jawab keuangan negara.

“Selain itu juga kepatuhan terhadap perundang-undangan merupakan faktor dominan karena kegiatan sektor publik sangat terkait,” ujar dia.

Sementara untuk audit internal sektor publik, dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP ), Inspektorat Jenderal/Inspektorat Utama/Inspektorat KL, Inspektorat Provinsi atau Inspektorat Kabupaten/Kota.

Cris menambahkan, buku “Audit Internal Sektor Publik” bertujuan untuk bisa memahami perbedaan auditor internal dan eksternal dikarenakan banyak orang yang beranggapan BPKP dengan BPK memiliki tugas yang tumpang tindih.

Auditor internal berfungsi sebagai penilai kualitas (quality assurance) yang membantu pemerintahan dalam penyelenggaraan manajemen pemerintahan.

“Ini dilaksanakan untuk menjamin tercapainya efisiensi dan efektivitas serta memenuhi syarat kehematan,” pungkas Cris. (omy)

You Might Also Like...